Langsung ke konten utama

Nggak seindah Drama Korea


Keinget Hidup Nggak Seindah Drama Korea

Di saat kita bener-bener lagi terpuruk. Kadang rasa putus asa menghantui. Ketika nggak tau akan berhasil atau tidak, kadang rasa pesimis menghantui. Disitulah rasa ingin menghibur diri muncul.

Terkadang sesuatu yang pengen kita raih, sikap usaha kita itu bangkit. Dari mulai rasa suka,penasaran, sampai pengen bisa berhasil. Jujur nggak mudah buat munculin rasa suka akan suatu hal.

Yang menjadikan diri orang lebih positif adalah ketika kita benar-benar ingin sukses dengan rasa tawakkal. Kita berjuang bareng teman. Saling membantu. Seakan kita lagi sama-sama main arung jeram. Indah, bukan?

Hidup memang nggak seindah drama korea, tapi setidaknya hidup nggak serumit sinetron Indonesia

Indah memang, tapi palsu. Rumit jelas, karna bukan skenario Sang Kuasa.

Saat ini meskipun cobaan menerpa. Tetep optimis Allah sayang. Allah bantu. Setidaknya aku harus nge research kesalahan kecil apa sehingga bisa memancing hiu di sungai.

Aku yakin kita akan sukses. Jangan takut miskin karena kita hamba dari Sang Maha Kaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masuk Kuliah

Assalamualaikum. Udah lama banget nggak nulis blog. Di tengah tengah kesibukan sebagai mahasiswa. Eh, Alhamdulillah seneng puji syukur banget sama Allah akhirnya bisa kuliah. Yah walaupun bukan di real zone aku. Di comfort zone aku. But I like my majoring now. Oh ya aku Alhamdulillah lulus di politeknik negeri ujung pandang jurusan teknik kimia. Hehe sebenarnya ini agak bikin ngakak buat temen sekelas aku yang denger aku jurusan kimia. Tapi aku serius loh. Pengen ceritain gimana niat besar aku buat bisa kuliah. Aku sebenarnya juga daftar snmptn. Cuma Alhamdulillah belum lulus. Rasa pengen kuliah di saat kondisi ekonomi keluargaku lagi amburadul itu tinggi banget. Ngeliat wajah bapak sama ibu yang agak fifty fifty buat nguliahin aku itu buat aku down juga. Tapi jalan Allah emang banyak banget, aku coba daftar di pnup jalur bidikmisi. Kenapa aku pilih pnup, jujur awalnya cuma tinggal politeknik yang ngebuka jalur bidikmisi. Sempet daftar sbmptn, but I’m not believe cuz u know aku n...

Pentingnya berbahasa

Assalamualaikum Hari ini lagi nonton The Hobbit nih. Film favorit^^ Oh ya, aku juga lagi ngapalin teks pidato bahasa inggris. Ceritanya mau ikut lomba. Hihi. Tapi ini susah banget masuk ke otak, gimana mau ketemu taylor swift kalau gak bisa bahasa inggris*hihi* Aku mau share sedikit pendapat nih soal bahasa, especially bahasa asing. Menurut aku, sebagai seorang penuntut ilmu,penting juga buat belajar bahasa asing sebagai sampingan kewajiban kita belajar agama dan ilmu pengetahuan. Di zaman globalisasi, penting deh pokonya belajar bahasa asing, misalnya arab dan inggris. Dua bahasa Ini sudah jadi bahasa international. Bahasa merupakan pengantar. Kalo nggak ada yang antar gimana mau sampai coba? :v Bahasa inggris misalnya, menurut aku, sekarang selain jago exact, kayaknya kita juga dituntut buat jago bahasa inggris. Ketika kita jago matematika,fisika,kimia dan biologi, terus ikut lomba international, kan juga harus menggunakan bahasa inggris. Yah setidaknya daily conversation lah. Ba...

yang ke 20 tahun.

Alhamdulillah. Nambah umur, nambah tanggung jawab, dan nambah segalanya. Hufftt… tidak terasa sudah kepala dua. How was your birthday? Nothing. I just spent my time as always. Di pagi hari aku melihat sms dari ibu. Seuntai do’a yang ia ketik dari hp kecilnya sukses buat ku menangis. Ibu selalu berhasil membuat anaknya lebih mencintai dirinya. Sedetik kemudian beliau menelpon. “ mik, umur mu wes piro? Hehe . Yang artinya umurmu sudah berapa. Hahah aku tertawa sembari menjawab,” 20 tahun buk”. Ibu seperti tidak percaya anak pertamanya yang sering ia peluk saat tidur sudah berumur 20 tahun. Bahkan aku masih heran ia membelikanku snack Upin ipin haha. Ahhhh.. hari ini sangat panjang dengan laporan yang harus kukerja. Benarkan? Nothing special. Karena semuanya selalu spesial. Di umur segini, makin nyadar hafalan nggak nambah-nambah, muroja’ah jarang, tarbiyah kadang masih males. Astaghfirullah. Dasar ismi. Emang yang kasih lo kehidupan siapa? Terima kasih Ya Allah